Waduk Kedung Ombo: Surganya Wisata Boyolali

Tahu gak sih, selain Kota Solo, ternyata Jawa Tengah memiliki destinasi liburan yang wajib dikunjungi, apalagi kalau bukan Waduk Kedung Ombo. Tempat ini cukup terkenal di kalangan wisatawan sebagai surganya wisata kuliner ikan tawar lho..!!

Cikal Bakal dan Sejarah Waduk Kedung Ombo

Waduk buatan yang terletak di desa Kedung Ombo, Kecamatan Geyer, Kabupaten Grobogan Tengah ini menjadi perebutan, karena lokasinya terletak di perbatasan tiga daerah yaitu antara Purwodadi, Sragen dan Boyolali.

  • Awal Mula

Berbicara mengenai sejarah cikal bakal sebelum menjadi objek wisata, Waduk ini dahulu diproyeksikan sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) berkekuatan 22,5 Megawatt. Selain itu, juga dimanfaatkan untuk keperluan irigasi sawah di sekitar yang luasnya mencapai 70 hektar.

Waduk Kedung Ombo mulai dibuat pada 1985 sesuai rencana pemerintahan orde baru yang bertujuan untuk “memodernisasi” pembangunan ekonomi dan selesai tahun 1989. Sedangkan biaya proyek ini berasal dari pihak asing dengan sedikit suntikan dana APBN Indonesia.

  • Total Biaya

Berbicara mengenai total biaya yang dihabiskan untuk membangun proyek Waduk ini, total sebesar USD 181,2 juta dengan rincian 156 pendaan berasal dari Bank Dunia serta 25,2 merupakan sumbangan Bank Exim Jepang dan APBN Indonesia.

Proyek pembangunannya berdiri di atas lahan seluas 6,576 hektar. Terdiri dari perairan dan dataran, dengan menenggelamkan setidaknya 37 desa dari tujuh kecamatan di tiga Kabupaten yakni Boyolali, Sragen dan Grobogan.

Dalam proses pembangunan waduk yang diresmikan pada tanggal 18 Mei 1991 oleh Presiden Soeharto ini, banyak menimbulkan dampak kerugian. Salah satunya yakni sebanyak 5.268 keluarga kehilangan tanah serta tempat tinggal.

Pemanfaatan Waduk Kedung Ombo

Seperti wacana awal, pembangunan waduk yang dimanfaatkan sebagai PLTA. Meskipun dalam masa operasi sempat mengalami masalah karena kekurangan suplai air. Namun, seiring berjalannya waktu hal semacam itu bisa teratasi.

Selain itu, dibangunnya bendungan di waduk ini berfungsi untuk menampung debit air besar yang berasal dari beberapa aliran sungai, di antaranya yakni kali Serang, Braholo, Tengah, Nglanji, Tapen dan Sambas. Serta dimanfaatkan untuk keperluan mengairi lahan persawahan di sekitarnya.

Selain untuk PLTA dan saluran irigasi sawah, tempat ini juga dikembangkan sebagai objek wisata. Mengingat Kedung Ombo merupakan salah satu waduk terbesar di Asia Tenggara yang menyuguhkan pemandangan indah.

Daya Tarik Waduk Kedung Ombo

Objek wisata waduk ini memiliki beberapa daya tarik, sehingga patut untuk dikunjungi para wisatawan jika berada di wilayah Boyolali. Terlebih karena tempat ini merupakan surganya kuliner ikan tawar. Di sini, Kamu juga dapat memesan hasil tangkapan dari Nelayan secara langsung lho.

Selain itu, di sekitar waduk juga banyak pondok yang menjual berbagai jenis ikan segar seperti Nila, Mujaer, Bawal, Gabus, Tawes dan betutu. Bahkan, Kamu juga diperbolehkan untuk membakarnya sendiri, menarik bukan?

Lebih asyiknya lagi, pengunjung bisa menikmati kuliner ikan bersama keluarga, rekan atau pasangan ditemani dengan pemandangan air waduk yang tenang serta panorama sunset. Wisata ini bisa menjadi salah satu destinasi liburan menyenangkan bukan?

Kegiatan apa Saja yang Bisa Dilakukan di Sini?

Mungkin banyak wisatawan yang bertanya mau ngapain liburan ke Kedung Ombo, jangan salah. Di lokasi ini, Kamu bisa melakukan beragam aktivitas menarik dan pastinya akan menambah pengalaman liburan yang menyenangkan. Seperti:

  • Jet Sky

Beragam kegiatan bisa Kamu lakukan di sini, seperti berkeliling area wisata agar dapat menikmati sensasi air waduk yang tenang serta panorama pemandangan indah. Dengan mengeluarkan biaya sebesar Rp.10.000,- per orang untuk menyewa perahunya.

Bukan hanya perahu, wisatawan juga dapat menyewa jet sky untuk mengelilingi waduk dengan sensasi lebih menantang. Mengingat wahana satu ini cukup memacu adrenalin, karena lajunya sangat cepat. Apakah Kamu berani mencobanya?

  • Speedboad

Selain perahu dan jet sky, di sini wisatawan juga dapat menyewa speedboad. Wahana ini cukup ekstrim dan tentunya menantang nyali, karena para pemain akan diikat di bagian belakang, kemudian kapal dijalankan dengan cepat agar orang tersebut dapat merasakan sensasi seperti melayang di udara.

Jika tidak menyukai permainan yang ekstrim seperti speedboad dan jet sky, juga disediakan wahana bebek air yang bisa digunakan untuk berkeliling waduk. Cara memainkan kapal kecil ini cukup mudah, hanya perlu digenjot pedal serta memutar kendalinya saja.

  • Kuliner

Bagi wisatawan pecinta wisata kuliner, objek Waduk Kedung Ombo ini cocok dikunjungi. Karena disini terdapat warung terapung, jadi Kamu dapat merasakan sensasi menyenangkan menyantap berbagai makanan sembari menikmati pemandangan air serta semilir angin yang menyegarkan.

Bukan hanya itu, Kamu juga dapat berfoto selfie atau prewedding karena lokasi wisata ini juga tersedia banyak spot yang Instagramable, seperti papan berbentuk hati, pemandangan sunset dan lainnya.

Fasilitas Waduk Kedung Ombo

Lokasi wisata ini, dikelola oleh pemerintah pusat serta pihak pelaksana dari BBWS Pemali Juana bekerjasama dengan Dinas Pariwisata Grobogan. Semua pihak berusaha melengkapinya dengan beberapa fasilitas agar menunjang kenyamanan para pengunjung.

Fasilitas yang bisa dinikmati wisatawan yakni, gardu piliang atau pandang yang dapat digunakan untuk melihat panorama serta keindahan daerah sekitar waduk secara sempurna, terutama ketika sunset tiba. Tertarik buat mencoba?

Bukan hanya itu, objek wisata ini juga dilengkapi dengan beberapa fasilitas menarik lainnya seperti warung apung, perahu, wahana jet sky, speedbooat, bebek air, kuda serta wahana playground.

Harga Tiket dan Jam Operasional

Bagi kamu yang berminat berkunjung ke objek wisata ini, tidak perlu merogoh kocek dalam-dalam, karena harga tiket masuknya terbilang sangat murah dan terjangkau yakni Rp.5.000,- saja per orang untuk hari biasa, sedangkan khusus weekend sebesar Rp.7.500,-.

Jika ingin berkunjung ke sana, Kamu bisa datang setiap hari dari Senin sampai Minggu, yakni antara pagi mulai pukul 07.00 hingga sore jam 18.00 WIB. Kapan mengagendakan datang ke sini?

Saran aja sih, kalau hendak berkunjung ke wisata tersebut lebih baik datang waktu sore hari menjelang matahari terbenam. Jadi, Kamu bisa menikmati pemandangan sunset yang indah. selain itu udaranya juga tidak terlalu panas.

Lihat juga : Wisata Klasik The Heritage Palace

Rute Menuju Waduk Kedung Ombo

Bagi wisatawan yang ingin berkunjung, tidak perlu ragu cuma karena tidak tahu lokasinya. Karena akses jalannya tidak sulit dan tempatnya cukup mudah ditemukan, terlebih saat ini zaman sudah canggih, sebab bisa memanfaatkan Google Maps. Jika kamu wisatawan di Solo menggunakan fasilitas rental mobil dengan supir pasti akan lebih gampang menuju tempat ini.

Kalau ingin datang ke waduk ini, Kamu bisa melewati jalur alternatif agar lebih mudah sampai yakni melalui jalan arah Solo-Purwodadi hingga menemukan polsek Kedung Ombo, dari situ tinggal mengikuti papan petunjuk arah atau baliho yang berada di beberapa persimpangan.

Demikianlah ulasan mengenai objek wisata Waduk Kedung Ombo. Buat Kamu yang saat ini sedang kebingungan mencari destinasi liburan yang bernuansa alam, tempat tersebut bisa menjadi salah satu alternatif. Karena selain menyuguhkan panorama indah, di sini juga surganya kuliner ikan tawar.

Bagikan di :