Pesona Pasar Triwindu Solo sebagai Gudangnya Barang Klasik

Kamu pecinta barang-barang antik pasti sudah kenal kan, sama destinasi wisata satu ini? Yup benar, pesona Pasar Triwindu Solo memang terkenal di segala penjuru tanah air hingga mancanegara. Karena tempat ini bisa juga dijadikan tempat hunting aneka ragam hiasan kuno.

Daya Tarik Pasar Triwindu Surakarta

Pesona Pasar Triwindu Solo ini sudah banyak dikenal oleh berbebagi turis mancanegara guys. Hal tersebut terbukti ketika Kamu berjalan menyusuri kios-kios di sana, pasti akan menemukan banyak bule sedang menawar harga di toko-toko.

Ketersediaan barang antik yang selalu banyak pilihan dan juga harga sedikit miring, bikin pasar ini selalu ramai pengunjung meskipun sedang hari besar ataupun akhir pekan. Para penjualnya pun cukup cakap buat ngejelasin sejarah dari benda-benda yang mereka jual.

Jadi, di pasar yang dikenal sebagai warisan dari zaman kerajaan Mangkunegaran ini memiliki banyak daya tarik pada setiap sudurnya. Selain itu, Kamu juga bisa belajar sejarah Jawa kuno ketika sedang berbelanja berbagai macam barang antik di sini.

Berbagai Macam Barang Antik yang Dijual di Pasar Triwindu Surakarta

Di pasar yang beralamat di Jalan Diponegoro, Kelurahan Keprabon, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta Jawa Tengah ini, banyak banget barang antik yang dijual. Mulai dari koin lama, uang kertas tahun 70an, kursi vintage, lukisan klasik berharga mahal pun juga ada.

1. Piring Klasik

Nah, Kamu pasti sudah tau piring klasik yang biasanya di pajang di rumah-rumah itu bukan? Di pasar Triwindu Surakarta ini terdapat cukup banyak pilihan piring-piring kuno, mulai dari peninggalan Belanda sampai warisan Jepang.

Piring-piring klasik ini dipatok dengan harga cukup bervariasi, mulai dari Rp.75.000,- sampai Rp.900.000,- juga ada. Kamu harus pandai-pandai memilih serta menawar harganya agar bisa hemat dan belanja lebih banyak lagi barang lain.

2. Uang Kuno

Meskipun sudah nggak pernah dipake bahkan nggak bisa digunakan sebagai nilai tukar lagi, uang kuno ini justru memiliki harga jual yang lumayan tinggi. Kenapa begitu? Karena fungsinya bukan sebagai penukar barang melainkan koleksi klasik dari orang-orang pecinta oldies.

Di Pasar Triwindu Kota Solo ini, terdapat banyak koin lama, mulai dari tahun sebelum Indonesia merdeka dengan harga bisa nyampai ratusan bahkan jutaan ribu tiap koinnya, hingga koin klasik 70 an yang harganya di bawah lebih murah.

Ada juga berbagai macam variasi uang kertas, mulai dari keluaran tahun 20 an yang harganya mencapai jutaan per lembarnya. Pastikan juga, sebelum membeli uang-uang tersebut, Kamu memilih lagi dengan baik dan teliti karena dulu pernah ada pemalsuan dari oknum tidak bertanggung jawab.

3. Patung Keramik

Kamu yang suka koleksi patung-patung vintage, jangan lupa mampir ke Pasar Triwindu jika berkunjung ke Kota Solo. Karena di lokasi ini, kamu bakalan dimanja dengan berbagai macam patung keramik klasik nak elegan serta unik.

Patung-patung keramik yang dijual di sini kebanyakan bukan merupakan barang baru, tapi justru disitu nilai vintagenya bisa bertambah. Jangan lupa memilih barang dengan hati-hati dan teliti, jangan sampai nggak tahu nilai cacat benda tersebut.

4. Perkakas Vintage

Jika Kamu penyuka classical interior, di sini adalah surganya. Ada banyak banget penjual perkakas vintage mulai dari radio lama tahun 60 an, peralatan membatik, alat bikin kopi di jaman dahulu dan berbagai macam perkakas rumah tangga unik lainnya.

Harga perkakas vintage ini cukup beragam, mulai dari ratusan ribu sampai dengan jutaan rupiah, tergantung kondisi barang nilai klasik dari benda tersebut. Namun, Kamu harus aktif bertanya ke penjual tentang keaslian produk, karena barang tiruan pun banyak dijual di sana.

5. Alat Permainan Kuno

Buat Kamu para generasi millenial yang mungkin saja dulu pernah ngerasain bermain permainan tradisional ini. Pasti bakalan kangen karena alat-alat main jaman dulu ini bisa membawa kenangan dan mengingatkan kehangatan masa kecil silam.

Di sini, ada berbagai macam mainan tradisional yang antik dan membawa kesan kuno. Seperti congklak atau biasa orang Jawa menyebutnya dakon, kelereng gundu dan beragam permainan tradisional dengan bahan kayu ataupun logam.

Untuk alat permainan, pasti sudah mengalami pergeseran fungsi benda, dari yang dulu dipakai sebagai sarana hiburan dan rekreasi. Sekarang menjadi alat pemuas kebutuhan koleksi bagi para kolektor barang antik.

6. Pusaka Kuno

Pusaka atau orang Jawa lebih mengenalnya dengan sebutan gaman aji-aji, selalu memiliki banyak peminat terutama dari kalangan bapak-bapak kolektor barang klasik. Pusaka yang dijual di sini biasanya berasal dari penjuru Jawa, jadi mudah buat mencari yang sesuai selera.

Kebanyakan pusaka kuno yang biasanya dijual di pasar Triwindu Solo ini adalah, jenis keris kuno dihiasi berbagai simbol-simbol antik peninggalan dari jaman kerajaan-kerajaan tertentu, pisau kecil berhiaskan logam mulia dan juga samurai jadul.

Lokasi Pasar Triwindu Solo

Bagi Kamu yang sudah lama berdomisili di Solo, pasti kenal banget sama area ini? Yups, pasar Triwindu Surakarta ini letaknya nggak jauh dari Pura Mangkunegaran. Jaraknya deket banget, yaitu sekitar 350 kilo meter saja, jadi bisa dijangkau sambil jalan kaki dari Pura.

Lokasi Pasar Triwindu Solo tepatnya di Ngarsopuro, Jalan Diponegoro, Kelurahan Keprabon, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57131. Tempat berburu ini memiliki keterjangkauan tempat yang dekat dengan keramaian Kota Solo sehingga mudah untuk diakses.

Pasar ini masih dijadikan sebagai pusatnya jual beli barang antik di Jawa Tengah, kenapa bisa gitu? Karena selain menjadi pasar yang terbesar stok hiasan serta ornamen-ornamen kuno, di sini merupakan peninggalan Mangkunegaran, jadi lebih kerasa vibe klasiknya.

Jam Operasional Pasar Triwindu Surakarta

Sebenarnya sih, nggak ada patokan asli pasar ini resmi buka dan tutup pada jam berapa, tapi pada umumnya para pedagang akan mulai buka lapak ketika orang-orang sekitar berangkat kerja yaitu pukul 08.00 pagi.

Kemudian untuk waktu istirahatnya, biasanya para kios dan toko akan tutup sejenak karena sebagian dari mereka harus makan ataupun menjalankan ibadah sholat terlebih dahulu di masjid terdekat. Jadi, usahakan datang sebelum jam 11.30 atau setelah pukul 13.00 jika ingin ke sini.

Pasar Triwindu Solo yang berdiri sejak 1939 ini akan mulai sepi pedagang ketika matahari mulai terbenam, namun biasanya penjualan akan tetap berlanjut sampai pada pukul 19.00 WIB. Hingga akirnya tutup total pada jam 20.00 WIB.

Lihat juga : Taman Taru Jurug

Tips Membeli Barang di Pasar Triwindu Surakarta

Nah, buat Kamu yang belum pernah membeli barang antik di pasar ini, usahakan untuk melihat dengan teliti benda-benda yang bakalan dibeli. Karena nggak semua pedagang mau jujur dan mengakui keaslian benda antik jualannya itu.

Selain itu, Kamu akan merasa lebih baik jika mengajak teman yang bisa berbahasa Jawa. Karena biasanya para pedagang akan memberikan harga lebih murah jika salah satu dari pembelinya bisa berbicara menggunakan bahasa Jawa.

So, di atas penjelasan ringan tentang pesona Pasar Triwindu Solo yang dijamin bakalan bikin Kamu tertarik buat datang ke sana langsung. Terlebih untuk membeli berbagai macam benda-benda kuno atau hanya sekedar berfoto merasakan vibe vintage yang dihadirkan pasar unik tersebut.


Bagikan di :