Yuk Berkeliling Kota Solo dan Nikmati Pesona Cemoro Kandang!

Berbicara mengenai wisata, Karanganyar pun memiliki pesona keindahan alamnya yang patut dibanggakan sebagai destinasi selanjutnya. Salah satunya adalah Cemoro Kandang, lokasi ini merupakan jalur pendakian menuju ke Gunung Lawu.

Sekilas Tentang Cemoro Kandang

Seperti lokasinya yang merupakan jalur pendakian ke Gunung Lawu, Cemoro Kandang ini memang berada di perbatasan Jawa Timur dan Jawa Tengah, tepatnya di sisi jalan raya yang menguhubungkan Kabupaten Magelang dan Karanganyar.

Kamu pun bisa menikmati segarnya suasana pegunungan di sini, hanya dengan duduk-duduk bersantai atau nongkrong tanpa harus mendaki. Sebab, lokasi ini selain sebagai jalur pendakian juga dibuka untuk wisata umum.

Jalannya yang mudah dan landai, sehingga oleh warga setempat maupun pengunjung sering dilalui untuk berziarah, biasanya mereka akan menggunakan kuda dari Tawangmangu. Selain itu, juga dapat digunakan untuk jalur sepeda santai.

Sayangnya, di sekitar jalanannya berupa tanah merah yang akan menjadi licin apabila diguyur hujan. Jadi, meskipun jalurnya landai dan mudah, Kamu tetap harus berhati-hati apabila berkunjung ke sini.

Harga Tiket dan Jam Buka

Kalau Kamu ingin bisa menikmati kawasan ini, maka ketika masuk akan dikenai biaya tiket yang cukup murah, yakni Rp.10.000,-. Hanya dengan biaya segitu, sudah bisa menikmati keindahan alam yang tersedia sepuasnya sambil berfoto-foto tentunya.

Cemoro Kandang juga memiliki jam operasionalnya sendiri, meskipun untuk jalur pendakian ke Gunung Lawu bisa dilakukan kapan saja. Namun, untuk wisatanya akan dibuka mulai pukul 07:00 – 16:00 WIB. Lantas, kapan Kamu kesini?

Pesona Alam dari Cemoro Kandang

Di sini, Kamu dapat menikmati berbagai pesona alam yang tersedia, serta mengabadikan momen menarikmu. Pemandangan yang indah karena letaknya berada di ketinggian 2.500 mdpl dengan pohon-pohon yang tinggi menjulang serta rindang akan membuatmu merasa nyaman dan tenang.

Lokasi yang berada di perbatasan Karanganyar-Magetan ini memiliki suhu rata-rata 8-10 derajat celsius. Jadi, tidak perlu jauh-jauh untuk bisa menikmati suasana bak di negara-negara tropis. Bahkan, ketika malam bisa mencapai -10 derajat celcius lho.

Tentu saja, dengan hawa dingin dan segar ini Kamu bisa menikmatinya tanpa harus mendaki, bahkan juga bisa melihat keindahan Kota Karanganyar dan Solo dari ketinggian tersebut. Nah, semakin tertarik bukan untuk menjajal berwisata alam.

Bonus Pemandangan Telaga Sarangan

Karena lokasi yang berada di perbatasan itulah, membuat wisata ini menjadi lebih menarik. Pasalnya, di sini bisa menikmati indahnya Telaga Sarangan yang berada di kawasan lereng Gunung Lawu, Magetan. Airnya yang nampak jernih, bahkan biru kehijauan akan semakin memanjakan mata yang melihat.

Hal yang tidak boleh dilupakan ketika berkunjung tentu saja berfoto. Bagi Kamu yang hobi mengkoleksi foto-foto dengan latar belakang keindahan alam, maka di sini bisa menjadi pilihan yang sangat menarik dan pastinya tidak terlupakan.

Indahnya Bukit Sakura

Selain pemandangan tersebut, di sini juga tersedia bukit sakura, dimana terdapat puluhan pohon sakura khas Jepang yang dikelola oleh Perhutani. Hanya saja, tempat ini menjadi indah ketika musim berbunga saja dan biasanya pada bulan Februari.

  • Tempat Selfie Terbaik

Selain hal di atas, lokasi ini juga dilengkapi dengan panggung selfie dengan latar pemandangan barisan bukit Gunung Lawu serta Telaga Sarangan. Jadi, kamu tidak perlu kecewa jika datang ketika belum waktunya musim berbunga.

Selain itu, di sini juga dilengkapi taman Edelweiss yang terkenal sebagai bunga abadi dan dilindungi karena sudah langka. Tempat ini juga bisa menjadi alternatif buat Kamu yang ingin berswafoto, bahkan mereka juga menyediakan burung dara yang ditangkarkan.

  • Memberi Makan Burung

Menariknya, tidak hanya berswafoto, tetapi Kamu juga bisa menikmati alam sembari memberi makan burung-burung dara tersebut. Semakin lengkap bukan pemandangan alam yang disajikan di sini? Tidak perlu berwisata mahal-mahal untuk memuaskan rencana liburanmu.

Ada hal lain yang perlu diperhatikan, wisata ini menyajikan keindahan alam asli bahkan beberapa dilindungi, maka Kamu tidak boleh merusaknya bahkan harus menjaga etika saat berada di jalur Cemoro Kandang.

Larangan di Tempat Wisata

Kamu juga harus turut serta berperan menjaga kelestarian alam. Salah satu hal yang bisa dilakukan adalah dengan tidak membuang sampah sembarangan. Selain itu, bagi perokok sekali lagi jangan membuang putungnya sembarangan apalagi masih dalam keadaan menyala.

Sebab, hal itu bisa menjadi dampak buruk bagi alam. Seperti yang terjadi tahun lalu, berita sedih datang dari wisata ini, yakni terjadi kebakaran di jalur pendakian Cemoro Kandang. Meskipun bukan hanya dari putung rokok, tetapi itu bisa menjadi salah satu penyebab.

Ngopi Bareng ditemani Udara yang Sejuk

Ada banyak penjual maupun warung-warung makan di sekitar Cemoro Kandang yang kebanyakan berasal dari warga sekitar. Jika Kamu lapar dan tidak membawa perbekalan, maka tidak perlu khawatir lagi.

Di sini pun juga terkenal dengan makanan khasnya, yaitu sate kelinci. Bagi Kamu yang tidak familiar dengan ini, bisa mencobanya sebagai pengalaman baru. Sebab, rasanya pun tidak kalah dengan sate pada umumnya yang terbuat dari ayam, sapi dan kambing.

Makanan yang disajikan pun selalu hangat karena menyesuaikan dengan suhu lingkungan yang rendah. Misalnya saja yang berkuah seperti bakso, pentol, mie kuah dan lainnya. Cocok sekali untuk menghangatkan badan.

Ngopi ditemani gorengan hangat dengan pemandangan alam yang menyejukkan mata menjadi pilihan favorit pengunjung. Akan tetapi, karena temperatur yang rendah akan membuat makanan-makanan ini menjadi cepat dingin.

Soal harga tidak perlu khawatir, karena masih wajar dan friendly di kantong. Bahkan bagi para pendaki, biasanya juga akan ada penjual minuman berkeliling karena jalur via Cemoro Kandang ini tidak ada sumber mata airnya.

Lihat juga : Grojogan Sewu yang menyegarkan

Rute Menuju Cemoro Kandang

Bagi Kamu yang berasal dari luar kota, tentu saja lokasi wisata ini menjadi asing. Maka, untuk dapat menuju ke sini bisa dan lebih disarankan menggunakan kendaraan pribadi ataupun menyewa mobil. Sebab, jalurnya yang tidak bisa dilalui oleh kendaraan umum.

Akan tetapi, jika harus menggunakan kendaraan umum, maka bisa berhenti di kecamatan Tawangmangu yang hanya berjarak 2 km saja dari wisata tujuan. Setelah itu, Kamu bisa memanfaatkan jasa ojek untuk tiba di tempatnya.

Rutenya untuk saat ini terdapat dua jalan berbeda, yakni jalur lama yang memiliki track menanjak, namun jaraknya dekat dengan lokasi. Sedangkan jalur baru, memang lebih landai dan mudah dilalui karena dibangun dengan membelah bukit sehingga berkelok-kelok

Walaupun begitu, Kamu tetap harus hati-hati karena ketika hujan bisa sangat rawan untuk longsor. Selain itu, jalur ini sangat sepi alias jauh dari pemukiman. Meskipun terdapat warung-warung, sayangnya jarang sekali yang buka hingga sore atau malam hari.

Jadi, jika tidak datang beramai-ramai sebisa mungkin hindari perjalanan petang atau malam, sebab rawan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Selain itu, siapkan fisik dan kendaraanya sebelum berangkat, supaya perjalananmu nyaman dan lancar.

Nah, di atas merupakan sekilas informasi tentang wisata Cemoro Kandang. Buat Kamu yang sedang berlibur di Kota Solo dan sekitarnya, jangan hanya menikmati berbagai wahana saja tetapi, juga cobalah hal baru dengan menikmati keindahan alamnya.

Bagikan di :