Home » Fauna » Persebaran Zona Fauna di Dunia, Pengelompokan Hewan Oleh Alfred Russel Wallace

Persebaran Zona Fauna di Dunia, Pengelompokan Hewan Oleh Alfred Russel Wallace

Halo teman teman, Kali ini teman teman akan mendapatkan informasi dan pengetahuan mengenai persebaran satwa satwa atau fauna dari seluruh dunia. Semoga teman teman bisa lebih mengenal mereka dan menambah wawasan teman teman semua.

Tonton Video Berikut Ini

Bumi ini menyajikan hamparan alam luas yang tentunya dihuni oleh berbagai jenis makhluk hidup dengan banyak spesies, salahsatunya adalah fauna. Fauna sendiri adalah salahsatu jenis makhluk hidup yang paling banyak memiliki spesies setelah flora atau tumbuhan.

Menurut Wikipedia indonesia, lebih dari 1,5 juta spesies fauna yang masih hidup telah diidentifikasi di dunia ini, sedangkan secara keseluruhan ada sekitar 7 juta spesies fauna yang pernah hidup di dunia sejak jaman dulu. Seluruh spesies ini memliki karakteristik masing masing dan tersebar diseluruh dunia.

Hampir tidak ada satu sudut terkecil pun di bumi ini yang benar benar kosong atau tidak berpenghuni bahkan pulau terpencil sekalipun. Setidaknya daerah terpencil seperti palung terdalam Mariana, daratan tertinggi everest, ataupun hutan terganas amazon sekalipun yang notebene masih terbatas untuk dijangkau oleh manusia, pasti ada hewan asli yang berhabitat disana.

Namun memang ada beberapa tempat yang belum sanggup dijamah bahkan dengan teknologi manusia tercanggih yang ada saat ini sehingga para ilmuan berkesimpulan, bumi ini masih menyimpan banyak misteri.

Jenis fauna yang mendiami sebuah wilayah tentu sangat dipengaruhi oleh kondisi alam, karakteristik wilayah, iklim atau cuaca dan banyak lagi faktor faktor lingkungan di wilayah tersebut.

Karena fauna sendiri akan beradaptasi dengan lingkungan atau habitatnya untuk dapat bertahan hidup dan berkembang biak. Kondisi fisiologi fauna pun sangat dipengaruhi oleh kondisi habitatnya.

Dan kali ini kita akan mengulas pengelompokan atau klasifikasi hewan hewan diberbagai belahan dunia yang pertama kali dicetuskan oleh Alfred Russel Wallace.

  1. Zona Australis

Wilayah yang termasuk pada zona ini terdiri atas benua Australia seluruhnya, Selandia baru, Papua di Indonesia, dan pulau-pulau lain disekitarnya.

Iklim di wilayah wilayah yang termasuk dalam zona ini cenderung beriklim tropis dengan musim kemarau dan musim hujan serta sebagian lagi beriklim sedang.

Beberapa jenis hewan khas pada zona atau wilayah Australis seperti kanguru, kiwi, koala, dan platipus.  Terdapat juga beberapa jenis burung yang khas seperti burung cendrawasih, kasuari, dan kakatua. Kemudian untuk gugusan reptil dapat ditemukan hewan seperti buaya, kura-kura, dan ular piton.

  1. Zona Ethiopian

Wilayah atau negara negara yang termasuk didalam zona ini mencakup benua Afrika dari sebelah selatan Gurun Sahara, Madagaskar, dan selatan Saudi Arabia.

Negara negara yang masuk ke zona ini memiliki iklim hujan tropis, iklim kering dan iklim hujan yang bersuhu hangat. Untuk  hewan khas yang berhabitat diwilayah ini seperti gajah afrika, badak afrika, babon, serta mamalia padang rumput seperti zebra, antilope, singa, dan mamalia pemakan serangga yaitu trenggiling.

Mamalia endemik di wilayah ini merupakan kuda nil yang hanya terdapat di sungai Nil, di negara Mesir. Sebenarnya di Madagaskar juga terdapat kuda nil namun berukuran lebih kecil. Wilayah Ethiopian juga memiliki hewan yang hampir sama dengan di wilayah Oriental seperti golongan kucing, bajing, kelelawar, dan anjing.

  1. Zona Neartik.

Wilayah penyebaran dari zona neartik ini meliputi daerah Amerika Serikat, Amerika Utara dekat Kutub Utara, dan Greenland. Di zona ini cenderung beriklim kutub yang musim dinginnya jauh lebih lama dari musim panasnya.

Hewan khas daerah ini merupakan kalkun liar, tikus berkantung, bison, muskox, dan domba gunung. Di daerah ini juga terdapat beberapa jenis hewan yang aci di wilayah Paleartik seperti kelinci, anjing, kucing, dan bajing.

  1. Zona Neotropik

Wilayah persebarannya meliputi daerah Amerika Selatan, dan beberapa bagian Meksiko. Iklim dibeberapa wilayah cenderung tropis sedangkan di bagian selatan sendiri beriklim sedang.

Hewan endemiknya adalah ikan piranha dan belut listrik yang berhabitat di sungai Amazon. Llama (yaitu sejenis unta) berhabitat di padang pasir Atacama di negara Peru. Ada juga tapir, dan kera hidung merah yang menjadi ciri khas wilayah dari zona ini.

Neotropikal sangat terkenal sebagai wilayah fauna vertebrata karena jenisnya yang sangat beragam dan spesifik seperti beberapa jenis monyet, trenggiling, beberapa jenis reptil seperti buaya, ular, kadal, beberapa spesies burung dan sejenis kelelawar penghisap darah.

  1. Zona Oriental

Zona oriental tersebar di daerah Asia Tenggara dan Asia Selatan. Fauna Indonesia yang masuk di wilayah ini hanya yang berhabitat di Indonesia bagian barat. Di zona ini mempunyai karakteristik iklim yang tropis sehingga banyak juga dijumpai hutan hujan tropis di daerah daerah zona ini.

Hewan yang khas diwilayah ini adalah harimau, orang utan, gibon, rusa, banteng, badak bercula satu, badak bercula dua, gajah, antilope, serta berbagai jenis reptil, seperti buaya dan ular. Terdapat juga berbagai spesies ikan air laut dan tawar.

Keadaan jenis hewan yang hampir sama dengan wilayah Ethiopian diantaranya kucing, anjing, monyet, gajah, badak, dan harimau.

  1. Zona Paleartik

Wilayah persebarannya sangat luas meliputi hampir seluruh benua Eropa, Rusia, daerah sekitar kutub utara sampai pegunungan Himalaya, kepulauan Inggris di Eropa Barat hingga Jepang, dan benua Afrika paling utara.

Beberapa jenis fauna paleartik yaitu, panda di cina, unta di afrika utara, binatang kutub seperti rusa, kucing kutub, dan beruang kutub. Binatang lain yang juga mendiami wilayah ini diantaranya kelinci, berbagai spesies anjing, kelelawar, bajing hingga kijang yang telah menyebar ke wilayah lain.

Nah … Itulah sebaran fauna di berbagai belahan dunia yang telah diklasifikasikan oleh para ilmuwan sehingga teman teman dapat lebih mudah dalam mempelajarinya.

Pembagian zona sebaran yang disampaikan oleh Alfred Russel Wallace tadi, tentunya masih menggambarkan keadaan fauna dunia secara garis besar dan belum mendetail.

Untuk mempelajari fakta fakta dan keunikan hewan hewan dari seluruh dunia yang lebih mendetail dan menarik lagi, kita akan membahasnya pada ulasan selanjutnya.

Sampai berjumpa lagi, jaga kesehatan, jaga semangat dan teruslah belajar