Mengenal Gesang sebagai Pencipta Lagu Bengawan Solo

Sebab lainnya adalah, karena pola pikir masyarakat pada saat itu mengatakan bahwa sekolah bukan merupakan suatu hal yang penting, hanya membuang-buang waktu dan nggak ngasih keuntungan sama sekali bagi para siswanya.

Hingga pada akhirnya, Gesang benar-benar mundur dari sekolah karena disuruh oleh sang ayah yang notabene-nya beprofesi sebagai pengusaha batik cukup besar. Beliau dengan berat hati menuruti kata ayahnya, lalu membantu mengembangkan usaha keluarga mereka.

2. Bercerai dengan Istri

Jadi Gesang ini memutuskan untuk menikah dengan sosok perempuan bernama Walinah setelah hampir satu tahun lirik lagu Bengawan Solo jadi. Saat itu, mereka tidak mendapatkan putra dari pernikahan tersebut.

BACA JUGA :  Apa Perbedaan Solo dan Surakarta? Berikut Penjelasannya

Walinah ini memiliki hobi yang cukup buru dan merusak rumah tangganya, yaitu judi. Dan Gesang tampaknya sudah bener-bener nggak tahan banget sama sikap istrinya yang selalu bikin kerugian, hingga mereka kehilangan berbagai aset berharga termasuk tempat tinggal.

Kehilangan tempat tinggal, membuat Gesang sedikit sulit untuk tidur dan mencari nafkah. Namun untung saja, beliau ketemu sama mantan pembantunya dulu, orang iniah yang pada akhirnya menolong dan memberikan tumpangan serta mekanan kepada Gesang tanpa harap imbalan.

3. Belajar dari Klub Musik

Karena latar belakang pendidikannya yang putus sekolah, jadi Gesang muda menghabiskan waktu untuk membantu keluarganya mengembangkan usaha batik. Di sela-sela kesibukannya tersebut, beliau sudah terlibat dengan salah satu klub musik pecinta keroncong bernama Marko Club.

BACA JUGA :  9 Tempat Makan di Solo yang Wajib Dikunjungi