Apa Perbedaan Solo dan Surakarta? Berikut Penjelasannya

Hari jadi Kota Solo atau Surakarta sampai saat ini diperingati pada setiap 17 Februari. Pengambilan tanggal tersebut tidak dapat dilepaskan dari kebijakan pemerintah yang identitas administrasinya menggunakan nama formalitas.

Mengapa Nama Solo Lebih Populer?

Kebanyakan orang lebih akrab dengan sebutan Kota Solo daripada Kota Surakarta. mengapa?

Dalam ranah akar rumput, kata Solo lebih mudah diingat dan diucapkan oleh masyarakat. Terutama bagi khalayak warga luar daerah. Namun lain halnya dengan Surakarta, sering dianggap hanya sebagai sebuah nama Keraton dan berada di tempat berbeda.

Popularitas ini jelas tidak dapat dipisahkan dari kesan yang dibentuknya nama Solo. Bahkan, terdapat di salah satu lagu karya sastra andalah “Bengawan Solo” ciptaan Gesang yang telah diterjemahkan dalam 13 bahasa. Selain itu terdapat juga campursari “Stasiun Balapan” milik Didi Kempot.

BACA JUGA :  9 Rekomendasi Cafe Hits di Solo yang Asik Buat Bersantai

Jargon dari kota ini pun juga tak ketinggalan, yaitu “Solo, The Spirit of Java” dan “Solo, The Capital of Batik”.

Fakta Nama Surakarta Kalah Pamor Menurut Akademisi

Hal ini tidak bisa dipungkiri. Selain karena nama Solo yang lebih mudah diingat dan diucapkan sebagaimana dijelaskan seperti di atas, terdapat sebab lain mengapa penyebutan spesifik Keraton Surakarta kalah pamor.