Mengenal Lirik Lagu Bengawan Solo

Berbicara tentang makna, tentu tidak hanya sebatas tentang kata-kata saja. Terutama dalam satu instrumen lagu yang terdiri dari beberapa komposisi. Ada syair, melodi dan juga instrumen. Mayoritas orang saat mendengarkan lagu ini akan merasa kagum akan melodi manis mengalun natural bagaikan suara alam. kalau tidak percaya, Kamu harus mencobanya dan temukan keindahan tersebut.

Sebab, setiap orang punya makna dan pandangan masing-masing terhadap lagu Bengawan Solo ini. Ada yang memandangnya sebagai sebuah gambaran kepasrahan diri, maupun cerita diri Gesang sendiri. Di bawah ini merupakan tafsiran penulis mengenai lirik lagu Bengawan Solo beserta syair dan maknanya:

Wahai Bengawan Solo, tengoklah diri sendiri kini. Lihatlah  perjalanan selama ini. Kau begitu tua. Riwayat telah panjang membujur, mengaliri jalanan arus dari kota ke kota. Terus tegar, tidak pernah goyah.

BACA JUGA :  Bahasa Jawa Selamat Pagi, Berikut Cara Pengucapannya yang Benar

Bagaimana tidak berarti bagi umat manusia, jika arus lembut itu membawakan sumber kehidupan. Kehadiran air itu dibutuhkan dan menjadi tumpuan. Kau sangat berarti bagi masyarakat banyak.

Bengawan Solo merupakan cermin kehidupan. Ia pasrahkan diri terhadap apa yang Tuhan takdirkan. Berbagai musim dan perjalanan terjal dilalui untuk terus mengemban amanah alam. Tak pernah sedikitpun menentangnya.